Showing posts with label Info Lomba. Show all posts
Showing posts with label Info Lomba. Show all posts

Wednesday, June 26, 2019

Lomba Membatik 2019 Telah Dibuka, Buruan Daftar!

Lomba Membatik 2019
Lomba Membatik Pustekkom Kemdikbud 2019
Sahabat Kompi, Pustekkom Kemdikbud kembali menyelenggarakan Lomba Membatik 2019. Apa itu MembaTIK ?

Lomba Membatik 2019MembaTIK adalah Membuat bahan ajar berbasis TIK. Lomba MembaTIK adalah lomba membuat media pembelajaran berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Melalui MembaTIK, diharapkan peserta dapat membuat sebuah media pembelajaran berbasis TIK yang menarik, kreatif dan interaktif yang dapat dipergunakan dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran sehari-hari di sekolah.

Ada empat jenis atau kategori Lomba MembaTIK 2019, yaitu:
  1. Video Pembelajaran Berformat MP4
  2. Multimedia Interaktif Berformat HTML
  3. Game Edukatif Berformat HTML
  4. Augmented Reality Berformat APK

Kriteria Peserta
Lomba MembaTIK 2019 diperuntukkan bagi guru, siswa, mahasiswa, dan khalayak umum dengan kriteria peserta sebagai berikut:
  1. Guru PNS dan non PNS semua jenjang, jenis dan Jalur Pendidikan.
  2. Siswa semua jenjang, jenis dan jalur Pendidikan (formal non formal).
  3. Umum: WNI, perseorangan atau kelompok (komunitas). 

Syarat dan Ketentuan
Syarat dan ketentuan Lomba MembaTIK 2019 sebagai berikut:
  1. Media pembelajaran yang dibuat belum pernah di publikasikan sebelumnya.
  2. Media pembelajaran akan menjadi Hak Milik sepenuhnya Pustekkom Kemdikbud untuk di unggah ke dalam Rumah Belajar.
  3. Mengisi Surat Pernyataan Keaslian karya (format dapat di unduh melalui website MembaTIK).
  4. Konten tidak mengandung muatan SARA.
  5. Karya yang di lombakan mengikuti standar penyajian yang telah di tentukan oleh Pustekkom.
  6. Mengikuti standar penyajian masing-masing jenis media pembelajaran sebagai berikut:  
Video Pembelajaran
  1. Menampilkan video logo Rumah Belajar pada scene awal, file dapat diunduh di halaman kategori lomba.
  2. Ukuran video 16 : 9
  3. Resolusi video High Definition (HD) minimal 720 pixel (1280 x 720)
  4. File size: Maksimal 150 Mb
  5. Format video yang diterima adalah MPEG4 dan MP4
  6. Durasi atau lama waktu pemutaran video: Maksimal 8 Menit (Apabila durasi melebihi 8 menit, file dibagi menjadi 2 atau lebih)
Multimedia Interaktif
  1. Ukuran tampilan standar pada aplikasi pembuat multimedia interaktif serta responsif bila ditampilan di android (menyesuaikan ukuran/tampilan) dan berbasis HTML 5
  2. Animasi logo kemdikbud (pembuka)
  3. Topik, Tema, sub tema dan Sasaran
  4. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) (maksimal 2 KD)
  5. Karya adalah hasil ide dan kreasi original peserta dan Isi karya menjadi tanggung jawab peserta dengan membuat surat pernyataan (dapat di download melalui web).
  6. Terdapat latihan atau tes
  7. Terdapat Daftar Pustaka
  8. Terdapat Info Pengembang
Game Edukatif
  1. Karya adalah hasil ide dan kreasi orisinal peserta dilampiri surat pernyataan orisinalitas karya. Isi karya menjadi tanggung jawab peserta.
  2. Karya belum pernah menjadi juara di kompetisi serupa.
  3. Karya tidak mengandung unsur SARA (Suku, Agama, dan Ras).
  4. Karya berupa game edukasi yang bisa dipublikasikan dan dimanfaatkan melalui portal Rumah Belajar https://belajar.kemdikbud.go.id.
  5. Game Edukasi yang dimaksud dipublikasikan dalam format HTML/HTML5, sehingga dapat diakses via web browser di multi platform operating system.
  6. Game edukasi dapat berupa arcade, adventure, shooter, atau genre lain sesuai dengan konten pendidikan yang diangkat, baik materi pelajaran tertentu atau pembiasaan karakter siswa.
  7. Perangkat lunak yang dipergunakan untuk membuat Game Edukasi bebas.
  8. Penggunaan library yang bersifat open source diperbolehkan.
  9. Seluruh asset Game Edukasi (seperti gambar, suara, atau klip) merupakan asli buatan sendiri. 
  10. Mencantumkan logo Kemendikbud pada Splash Screen, maksimal 5 detik.
  11. Game edukasi disajikan dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar, kecuali mata pelajaran bahasa asing/daerah/muatan lokal.
  12. Melampirkan naskah dan dokumen penjelasan karya.
  13. Karya dan dokumen penjelasan karya dibuat dalam satu folder, selanjutnya folder tersebut diarsipkan dalam format RAR/ZIP dengan nama “namapeserta_asallembaga”, lalu dikirimkan melalui website Membatik https://membatik.kemdikbud.go.id.
Augmented Reality
  1. Aplikasi Augmented Reality (AR) harus berjalan di platform android.
  2. Splash Screen atau Opening wajib memasukkan logo Kemendikbud dan logo Rumah Belajar ke dalam aplikasi. Durasi 3-5 detik
  3. Materi atau konten merupakan materi atau konten edukasi
  4. Membuat Deskripsi Konten AR yang dibuat.
  5. Mengupload video demo karya lomba dengan durasi 30-60 detik (contoh video bisa dilihat diweb resmi lomba)
  6. Unggah 1 icon (200x200 px) dan 3 screenshoot karya (ukuran sesuai Smartphone).
  7. Mengirim Source Code dan hasil akhir kepada Panitia (Lewat Aplikasi)
  8. Karya adalah hasil ide dan kreasi original peserta dan Isi karya menjadi tanggung jawab peserta dengan membuat surat pernyataan (dapat di download melalui web).
  9. Harus menyertakan Daftar Pustaka
  10. Terdapat Info Pengembang
  11. Terdapat info penggunaan aplikasi yg di buat Kapasitas maksimal hasil konten final 300Mb

Hadiah dan Pemenang MembaTIK 2019
Pemenang di ambil per-jenis media:
  • Media pembelajaran berbasis Video: Terbaik 1 s/d 3
  • Media Pembelajaran interaktif (format HTML): Terbaik 1 s/d 3
  • Media Pembelajaran berbasis Game (format HTML): Terbaik 1 s/d 3
  • Media pembelajaran berbasis Augmented Reality: Terbaik 1 s/d 3
Para pemenang terbaik per kategori akan mendapatkan hadiah uang pembinaan dan di undang ke Malam Anugerah Ki Hajar 2019. Akan diambil 200 karya yang layak untuk di unggah ke Rumah Belajar (di luar pemenang) akan mendapatkan penghargaan dari Pustekkom.

Jadwal Acara dan Rangkaian Kegiatan
Kegiatan MembaTIK 2019 berlangsung secara online di seluruh Indonesia, mulai dari tanggal 24 Juni hingga 31 Agustus 2019. Adapun tahapan kegiatan adalah sebagai berikut:
  1. Pendaftaran | 24 Juni - 31 Agustus 2019. Peserta melakukan pendaftaran di http://membatik.kemdikbud.go.id.
  2. Unggah Karya Lomba | 24 Juni - 31 Agustus 2019, Peserta menggunggah karya yang dibuat ke website membaTIK.
  3. Penjurian | 1 September - 31 September 2019, File karya yang sudah terkirim akan diseleksi oleh Juri sesuai dengan persyaratan yang diberikan.
  4. Nominasi Karya | 1 Oktober - 31 Oktober 2019, Terseleksi 32 nominasi karya terbaik untuk diundang ke Jakarta.
  5. Pengumuman Pemenang | November 2019, Pengumuman juara pemenang per kategori di Anugerah Ki Hajar 2019.

Cara Mengikuti Lomba
Untuk Mengikuti Lomba MembaTIK 2019, Peserta harus melakukan pendaftaran secara online di laman https://membatik.kemdikbud.go.id/daftar, selanjutnya peserta melakukan unduh panduan dan melakukan pengiriman karya pada akun peserta yang telah berhasil dibuat. 

Cara mengikuti lomba dapat dilihat pada gambar berikut ini:
Cara Mengikuti Lomba MembaTIK 2019
Cara Mengikuti Lomba MembaTIK 2019
Demikian informasi Lomba MembaTIK 2019 yang diselenggarakan oleh Pustekkom Kemdikbud. Jika info ini bermanfaat, silahkan dibagikan pada yang lain agar Informasi Lomba MembaTIK 2019 ini semakin tersebar luas sehingga bisa diikuti oleh seluruh insan pendidikan untuk menghasilkan media pembelajaran yang menarik, kreatif dan interaktif berbasis TIK. Salam Kreatif Berani Berkarya dengan TIK untuk Kemajuan Pendidikan di Indonesia.(*)

Friday, May 17, 2019

Lolos Pembatik Level 1, Apa yang Harus dilakukan di Pembatik Level 2?

Persiapan Pembatik Level 2 2019
Ilustrasi: Duta Rumah Belajar Kalimantan Selatan 2018
Program Pembatik Level 1 telah selesai dilaksanakan. Tanggal 14 Mei 2019 adalah batas terakhir perpanjangan waktu bagi peserta pembatik level 1 untuk melaksanakan post test atau ujian akhir. Bagi peserta level 1 yang tidak mengikuti ujian hingga waktu perpanjangan berakhir, otomatis tidak lulus karena tidak mendapatkan nilai yang dipersyaratkan minimal 70, sehingga tidak dapat melanjutkan ke level 2.

Tidak berselang lama setelah batas terakhir pelaksanaan post test,  Pustekkom mengumumkan Kelulusan Program Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK) level 1 melalui surat nomor 2643/12.3/PP/2019 yang ditujukan kepada Kepala Dinas/UPTD/Balai Tekkomdik Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur dan Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota.
Surat Pengumuman Peserta Lolos Level 2 PembaTIK 2019
Surat Pengumuman Peserta Lolos Level 2 PembaTIK 2019
Dalam suratnya, Pustekkom menyebutkan bahwa pelaksanaan program PembaTIK dikemas dalam bentuk bimbingan teknis (bimtek) level 1 (literasi), bimtek level 2 (implementasi), bimtek level 3 (kreasi), dan bimtek level 4 (berbagi). Bimtek level 1 dan level 2 dilaksanakan secara daring, sedangkan bimtek level 3 dan level 4 dilaksanakan secara tatap muka atau luring. Peserta terbaik level 3 masing-masing propinsi akan dikukuhkan sebagai Duta Rumah Belajar tahun 2019.

Bimtek level 1 telah berakhir. Peserta yang lolos seleksi telah diumumkan oleh Pustekkom melalui lampiran surat tersebut. Bagi yang ingin mengetahui pengumuman peserta lolos seleksi pembatik level 1, silahkan kunjungi webnya langsung di http://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id/user/pembatik_level_1_2019

Kami ucapkan selamat kepada peserta yang lolos seleksi pembatik level 1. Disamping memiliki kesempatan untuk mengikuti bimtek level 2, peserta yang lolos level 1 juga akan mendapatkan sertifikat 32 jp dari Pustekkom. Yang belum lolos, jangan berkecil hati. Dunia belum kiamat, masih ada banyak waktu dan kesempatan mengikuti diklat yang dilaksanakan oleh Pustekkom di waktu-waktu mendatang.

Bagi peserta lolos seleksi level 1, apalagi yang baru mengikuti program PembaTIK di tahun 2019 ini, tentu bertanya-tanya, apa yang harus dilakukan ketika mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) level 2? Seperti dijelaskan dalam surat, bahwa Bimtek Level 2 akan dilaksanakan mulai tanggal 17 Mei 2019 secara bertahap melalui pembagian kelasnya.

Artinya, jika melihat pengalaman tahun lalu, peserta lolos pembatik level 1 nantinya akan dibagi menjadi beberapa kelas sesuai dengan daerahnya masing-masing. Lantas, apa saja yang harus dipersiapakan untuk bimtek pembatik level 2?

Persiapan PembaTIK level 2

Level 2 adalah tahap implementasi. Melihat pengalaman PembaTIK tahun 2018, setelah dinyatakan lolos seleksi level 1, peserta mengikuti bimtek daring level 2 dan harus mengimplementasikan TIK ke dalam pembelajaran di kelas dengan memanfaatkan fitur rumah belajar.

Adapun modul yang dipelajari dalam bimtek level 2 adalah sebagai berikut:
Modul Bimtek Level 2 PembaTIK 2019
Modul Bimtek Level 2 PembaTIK tahun 2018
Perancangan Pembelajaran Berbasis TIK: Modul ini dapat dipelajari secara mandiri oleh peserta, berisikan tentang hal-hal seputar penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang mengintegrasikan TIK.

Setelah mempelajari modul tersebut, peserta bimtek level 2 diharapkan akan mampu menyusun RPP yang mengintegrasikan TIK dengan baik dan benar sesuai dengan situasi, kondisi dan kebutuhan sekolah masing-masing.

Pemanfaatan Rumah Belajar: Modul ini berisi materi pembahasan seputar pemanfaatan Fitur di Rumah Belajar yaitu Fitur Sumber belajar, Fitur Bank Soal dan Karya Bahasa dan Sastra. Modul ini juga dipelajari secara mandiri.

Tutorial Pembuatan Video Sederhana:  Setelah peserta bimtek level 2 mampu membuat Rancangan Pembelajaran dalam RPP yang terintegrasi TIK dengan memanfaatkan salah satu fitur Rumah Belajar, maka mereka harus menerapkannya dalam kegiatan pembelajaran di kelas dengan mendokumentasikan pembelajaran tersebut ke dalam video (vlog).

Modul Tutorial Pembuatan Video Sederhana ini diberikan untuk membantu peserta bimtek level 2 dalam endokumentasikan pembelajaran yang dilaksankan. 

Ujian Akhir Diklat: Tahap akhir bimtek level 2 adalah ujian akhir atau post test yang akan menentukan apakah peserta bisa lolos mengikuti level 3 atau tidak. Adapun tugas yang harus dikerjakan di level 2 ini adalah sebagai berikut:
  1. Aktif dalam forum diksusi (20%)
  2. Mengumpulkan tugas membuat RPP terintegrasi TIK dan dokumentasi kegiatan pembelajaran dalam sebuah Vlog (50%)
  3. Mengerjakan Post Test (30%)
Penilaian Bimtek Pembatik Level 2 Tahun 2018
Penilaian Bimtek Pembatik Level 2 Tahun 2018
Nilai yang diperoleh dari masing-masing item tugas akan dikonversi sesuai dengan bobotnya masing-masing. Jika ingin lulus dalam level 2 ini harus mendapatkan nilai di atas KKM. Tahun 2018, KKM yang ditentukan adalah 70.

Sahabat Kompi yang budiman, penjelasan bimtek pembatik level 2 di atas adalah pelaksanaan PembaTIK level 2 tahun 2018 sebagai gambaran  untuk tahun 2019 ini. Semoga di tahun 2019 ini tidak jauh berbeda. Untuk kebih jelasnya, silahkan login di akunnya masing-masing jika telah disiapkan tool untuk pembatik level 2. Nantinya akan dibagi ke dalam kelas dan dijelaskan lebih lanjut apa yang harus dilakukan ketika mengikuti Bimtek PembaTIK level 2.

Ikuti semua proses yang telah ditentukan. Semoga dengan segala jerih payah itu, peserta PembaTIK level 2 akan lolos seleksi, sehingga bisa memiliki tiket menuju bimtek level 3. Hanya saja, tidak seluruh peserta level 3 akan diundang ke propinsi. Hanya seorang peserta terbaik mewakili kabupaten masing-masing nantinya yang akan diundang. Bimtek level 3 dilaksanakan secara tatap muka di propinsi masing-masing.(*)

Update: Artikel di atas adalah gambaran tugas PembaTIK Level 2 tahun 2018. Untuk tugas bimtek PembaTIK Level 2 tahun 2019 telah dijelaskan oleh Pak Arif Darmawan dari Pustekkom melalui Video Conference Pembatik Level 2. Silahkan baca tugasnya melalui tautan berikut:

Friday, May 3, 2019

Inilah Juara Lomba Artikel dan Foto Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019

Daftar Pemenang Lomba Foto dan Artikel Kemdikbud 2019
Daftar Pemenang Lomba Foto dan Artikel Kemdikbud 2019
Sahabat Kompi, Lomba Foto dan Artikel Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019 telah mencapai titik finish. Tanggal 27 April 2019, Panitia seleksi telah mengeluarkan Pengumuman Nominasi Juara Lomba Foto dan Artikel Kemdikbud 2019 melalui laman www.kemdikbud.go.id.
baca: Nominasi Juara Lomba Foto dan Artikel Kemdikbud 2019
Naskah yang masuk nominasi tersebut akan kembali diseleksi untuk ditentukan juara dari masing-masing kategori. Tanggal 2 Mei 2019 bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, juara Lomba Foto dan Artikel Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019 telah diumumkan melalui laman kemdikbud.

Untuk artikel kategori guru, juara I diraih oleh pak Wiranto, Guru SMA Negeri I Wonosegoro Boyolali Jawa Tengah. Artikel berjudul Ironi Sertifikasi Guru itu dimuat di laman Kompasiana.com pada tanggal 23 Maret 2019. Jika ingin mengetahui artikelnya, silahkan baca melalui tautan berikut:
baca: Ironi Sertifikasi Guru
Selamat disampaikan pada peserta yang naskahnya menjadi juara.

Berikut ini Daftar Pemenang Lomba Foto dan Artikel Pendidikan dan Kebudayaan 2019 dari laman www.kemdikbud.go.id:
Daftar Pemenang Lomba Foto dan Artikel Kemdikbud 2019

Daftar Pemenang Lomba Foto dan Artikel Kemdikbud 2019

Daftar Pemenang Lomba Foto dan Artikel Kemdikbud 2019





Lomba ONIP 2019 P4TK Matematika Yogja telah Dibuka, Ikutan Yuk!

Olimpiade Nasional Inovasi Pembelajaran (ONIP) 2019
Olimpiade Nasional Inovasi Pembelajaran (ONIP) 2019
Poster ONIP 2019ONIP 2019 - Guru memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan. Tantangan peningkatan kompetensi guru terus berkembang seiring meningkatnya tuntutan kualitas pendidikan. Untuk itulah, sejak diberlakukannya PermenPAN dan RB Nomor 16 tahun 2009 tahun 2013 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, guru dituntut mengembangkan kompetensi secara berkelanjutan, sehingga mampu menjalankan tugas profesionalnya dengan baik.

Memang, tugas guru tidak hanya mengajar, membimbing dan menilai, tetapi juga harus melakukan kegiatan Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan (PKB). Kegiatan tersebut wajib dilakukan oleh guru secara terencana yang meliputi tiga hal, yaitu kegiatan pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan karya inovatif. 

Terkait itulah, PPPPTK Matematika sebagai unit pelaksana teknis di lingkup Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan terus berupaya mendorong dan memfasilitasi kegiatan PKB guru, terutama guru matematika. Salah satunya dengan menyelenggarakan Olimpiade Nasional Inovasi Pendidikan (ONIP) Matematika. ONIP telah berlangsung selama enam tahun, merupakan program PPPPTK Matematika guna mendorong guru melakukan kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

Dalam enam tahun perjalanannya, produk inovasi yang dihasilkan peserta ONIP umumnya berupa alat peraga dan model pembelajaran baik melalui TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) maupun non-TIK. Tahun 2019 ini, ONIP 2019 kembali dibuka untuk mendorong guru menciptakan karya inovatif sesuai dengan tuntutan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

KATEGORI ONIP 2019

Siswa sekarang termasuk generasi milenial dengan gaya belajar berbeda. Jika tidak mengikuti perkembangan zaman, guru akan tertinggal dengan siswanya. Untuk itulah, guru harus mampu berinovasi dalam kegiatan pembelajaran.

Dengan pertimbangan itu, maka ONIP 2019 difokuskan pada kategori berikut:
  1. e -Learning (termasuk Mobile Learning)
  2. Pembelajaran STEM
  3. Pemanfaatan komputasi awan (Cloud Computing) untuk pembelajaran
  4. Augmented Reality dan Virtual Reality
  5. Teknologi pemodelan 3-Dimensi.
  6. Game berbasis TIK
  7. Kecerdasan buatan
  8. Pembelajaran berbasis TIK lainnya.

Ketentuan Produk Inovasi

Produk inovasi ONIP 2019 adalah produk inovasi pembelajaran hasil karya guru dalam kategori di seperti disebutkan di atas dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Bukan karya plagiasi, merupakan karya asli milik sendiri, baik karya individu maupun tim.
  2. Belum pernah menjuarai lomba/kompetisi sejenis, baik di tingkat nasional maupun tingkat internasional.
  3. Karya yang dikirim dibuat dalam kurun waktu 2 tahun terakhir.
  4. Diperkenankan mengirimkan lebih dari 1 karya, dengan catatn hanya 1 karya yang akan dipresentasikan dalam seleksi selanjutnya. Jika ditemukan lebih dari 1 karya dinyatakan lolos pada seleksi awal, peserta diharuskan memilih 1 karya yang dipresentasikan dalam tahap prersentasi produk (babak final).
  5. Karya lomba merupakan karya inovatif, yaitu hasil pengembangan dari yang belum ada sama sekali atau hasil modifikasi. Jika karya modifikasi, wajib menuliskan bentuk modifikasi dan urgensi modifikasi. Harus disertakan juga asal produk asli sebagai dasar pengembangan.
  6. Harus mendukung pembelajaran matematika di sekolah. Untuk kepentingan simulasi tidak diharuskan menyesuaikan dengan semester pelaksanaan.
  7. Jika hasil karya tim (bukan individu), maka hanya 1 orang mewakili tim untuk melaksanakan presentasi di babak final.

Kelengkapan Produk dan Tata Cara Pendaftaran

Pendaftaran produk inovasi ONIP 2019 dilaksanakan secara online dengan mengisi Form Online Pendaftaran ONIP 2019 serta mengirimkan kelengkapan produk yang terdiri dari:
  1. Gambaran Singkat Produk
  2. Laporan Pengembangan Produk
  3. File hasil scan surat pernyataan keaslian karya serta pernyataan belum pernah menang dalam suatu lomba/kompetisi sejenis. Format disediakan panitia.
  4. File hasil scan pengesahan dan ijin dari Kepala Sekolah dengan menggunakan format dari panitia.
  5. Video simulasi penerapan pembelajaran menggunakan produk inovasi yang didaftarkan,
  6. RPP dengan menggunakan produk inovasi yang didaftarkan.
Produk inovasi beserta kelengkapannya tersebut dikirimkan dengan cara diunggah di cloud (penyimpanan awan) milik peserta. Peserta kemudian membagikan link-nya kepada panitia seleksi melalui informasi di file “Gambaran Singkat Produk”.
Gambaran Singkat Produk, setidaknya berisi:
  1. Deskripsi singkat dan kategori produk, 
  2. Alamat url/cloud tempat produk inovasi bisa diakses/diunduh. Jika produk inovasi berupa e-learning, harus diinformasikan cara login sebagai guru atau login sebagai siswa dengan menyertakan username dan password, agar penilai bisa mencoba e-learning tersebut. Jika berupa aplikasi, maka harus disertakan alamat untuk mengunduh aplikasi.
Laporan Pengembangan Produk, ditulis dengan mengikuti kaidah penulisan ilmiah yang lazim setidaknya berisi:
  1. Latar belakang keilmuan (matematika dan pendidikan matematika) yang mendasari pengembangan produk inovasi, 
  2. Prosedur ilmiah pengembangan produk. Misalnya merupakan penelitian pengembangan (R&D), maka bisa menggunakan 4D, ADDIE, R2D2, Model Kemp, dan sejenisnya.
Produk inovasi beserta 6 kelengkapan yang telah disebutkan di atas harus diunggah di cloud dan diinformasikan di Gambaran Singkat Produk untuk kemudahan mengakses. Kelengkapan di atas juga harus diunggah ketika mengisi form pendaftaran online.

Tahapan Seleksi dan Tanggal Penting

Pendaftaran dan pengiriman produk inovasi dimulai pada 1 Mei s.d. 31 Agustus 2019
Pelaksanaan seleksi administrasi dan penilaian produk inovasi pada bulan September 2019
Pengumuman hasil penilaian produk inovasi pada 30 September 2019
Tiga puluh (30) peserta terpilih akan diundang untuk presentasi dan simulasi produk inovasi pada acara babak final di PPPPTK Matematika Yogjakarta pada 21 s.d 25 Oktober 2019

Demikian informasi Lomba ONIP 2019. Guru Mulia Karena Karya. Mari terus berkreasi menciptakan inovasi pembelajaran untuk pendidikan yang lebih baik. Keterangan lebih lanjut, kunjungi website ONIP 2019 Matematika di http://p4tkmatematika.kemdikbud.go.id/onip/onip-2019/.  Panitia penyelenggara: email: onip@p4tkmatematika.org, narahubung:  Tika (085927484086) (*)

Sunday, April 28, 2019

Pengumuman Nominasi Juara Lomba Foto dan Artikel Kemdikbud 2019

Nominasi Juara Foto dan Artikel Kemdikbud 2019

Sahabat Kompi, bulan februari beberapa waktu lalu, Admin telah memposting Lomba Artikel, Feature, dan Foto yang diselenggarakan oleh Kemdikbud untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2019. Lomba tersebut diperuntukkan bagi Pelajar, Guru, Wartawan, dan Masyarakat Umum dengan total hadiah jutaan rupiah.
Lomba Artikel, Feature, dan Foto Kemdikbud 2019
Tentu peserta yang telah mengirimkan karya menunggu hasil pengumuman lomba. Tanggal 27 April 2019, Panitia telah mengeluarkan Pengumuman Nominasi Juara Lomba Foto dan Artikel Kemdikbud 2019.

Pengumuman nominasi juara atau pemenang Lomba Foto dan Artikel Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019  bagi peserta yang telah mengirimkan karya disampaikan melalui laman www.kemdikbud.go.id.

Sedangkan untuk pemenang atau juara setiap kategori akan diumumkan tanggal 2 Mei 2019 bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional melalui laman kemdikbud dan media sosial kemdikbud. Pemenang akan dihubungi secara langsung oleh panitia.

Selamat disampaikan pada peserta yang naskahnya masuk nominasi.

Berikut ini Pengumuman Nominasi Pemenang Lomba Foto dan Artikel Kemdikbud 2019:

Nominasi Pemenang Lomba Foto
Nominasi Pemenang Lomba Foto dan Artikel Kemdikbud 2019
Nominasi Pemenang Lomba Foto dan Artikel Kemdikbud 2019
Nominasi Pemenang Lomba Foto dan Artikel Kemdikbud 2019
Nominasi Pemenang Lomba Artikel
Nominasi Pemenang Lomba Foto dan Artikel Kemdikbud 2019
Nominasi Pemenang Lomba Foto dan Artikel Kemdikbud 2019
Nominasi Pemenang Lomba Foto dan Artikel Kemdikbud 2019
Nominasi Pemenang Lomba Foto dan Artikel Kemdikbud 2019

Thursday, April 25, 2019

BNPT Selenggarakan Lomba Menulis Karya Jurnalistik 2019 Berhadiah Total Rp. 100 juta

Lomba Menulis Karya Jurnalistik BNP 2019
Poster Lomba Menulis Karya Jurnalistik BNP 2019
Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) kembali menyelenggarakan Lomba Menulis Karya Jurnalistik Tahun 2019. Tema yang diusung pada lomba menulis karya jurnalistik tahun ini adalah Kekuatan Kearifan Lokal Membendung Hoax & Disrupsi Informasi. Selain trophy dan piagam, penghargaan bagi peserta yang naskahnya terpilih menjadi juara adalah uang tunai dengan total hadiah sebesar Rp. 100 juta.

Lomba karya jurnalistik merupakan upaya BNPT dalam melibatkan masyarakat, termasuk pelibatan awak media dalam pencegahan terorisme dan radikalisme. Lomba menulis ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2017. Tahun 2018 silam, dari 133 karya yang masuk ke meja panitia, ditetapkan 10 karya terbaik, dan 22 karya lainnya untuk dibukukan. Begitu juga tahun ini akan dipilih 32 naskah yang dikemas menjadi buku sebagai materi kontranarasi terhadap radikalisme dan terorisme.
baca juga: Lomba Penulisan Desain Pembelajaran BNPT 2019
Adapun ketentuan pelaksanaan Lomba Menulis Karya Jurnalistik BNPT Tahun 2019 adalah sebagai berikut:
  1. Peserta adalah jurnalis/wartawan media massa, baik pers cetak/online, pers kampus, serta masyarakat umum;
  2. Media massa bisa dari pers nasional/lokal berbahasa Indonesia, ataupun media massa pers internasional berbahasa Inggris;
  3. Berkas kelengkapan lomba yang harus dikirim peserta adalah:
  • Formulir Pendaftaran dalam format PDF;
  • Surat Pernyataan Orisinalitas Karya dan Izin Publikasi Ulang oleh Panitia;
  • Softcopy Pas Foto;
  • Softcopy ID Pers/Pers Mahasiswa;
  • Softcopy KTP/SIM/Pasport;
  • Scan Naskah (Media Cetak) atau Screnshoot (Media Online) bukti penayangan karya peserta;
  • Naskah Karya Jurnalistik dalam format DOCX/RTF
Untuk berkas kelengkapan lomba bisa diunduh melalui laman www.fkptcenter.or.id/dokumen. Sedangkan pengiriman karya dan berkas kelengkapan lomba melalui email fkptcenter@gmail.com dengan menuliskan subjek Nama Peserta_Nama Media_Asal Provinsi, contoh: Yoga_TheJakartaPost_Jakarta. Karya lomba diterima paling akhir tanggal 31 Oktober 2019.


KETENTUAN NASKAH

Ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi oleh peserta Lomba Menulis Karya Jurnalistik BNPT Tahun 2019, yaitu:
  1. Bagi peserta lomba dari kalangan Jurnalis/Wartawan dan Pers Kampus, naskah yang dikirimkan adalah karya Indepth Reporting. Sedangkan peserta dari masyarakat umum, naskah lomba berbentuk Opini, Kolom, atau Esai
  2. Naskah lomba sudah tayang di media massa pers nasional, lokal, atau internasional pada rentang waktu 1 November 2018 - 30 Oktober 2019; 
  3. Naskah tidak/belum pernah dikutsertakan dalam lomba lain; 
  4. Harus sesuai dengan tema Kekuatan Kearifan Lokal Membendung Hoax & Disrupsi Informasi
  5. Penulisan naskah menggunakan font Arial 12 spasi 1,5  panjang tulisan antara 7.000 - 13.000 karakter
  6. Peserta dapat mengirimkan maksimal 2 naskah lomba; 
  7. Apabila di kemudian hari ditemukan pelanggaran, panitia berhak membatalkan kemenangan dan menarik kembali hadiah yang diberikan; 
  8. Panitia berhak untuk mempublikasikan ulang karya milik peserta.
Demikian informasi lomba Lomba Menulis Karya Jurnalistik BNPT Tahun 2019. Batas akhir penerimaan karya masih 31 Oktober 2019. Masih banyak waktu untuk mempersiapkan jika ingin berpartisipasi.(*)

Tuesday, April 23, 2019

Lomba Penulisan Desain Pembelajaran Inspiratif BNPT 2019

Lomba Penulisan Desain Pembelajaran Inspiratif BNPT 2019
Lomba Penulisan Desain Pembelajaran Inspiratif BNPT 2019
Untuk mencegah paham terorisme dan radikalisme yang semakin meningkat di Tanah Air, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berusaha untuk terus menggelorakannya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyelenggarakan Lomba Penulisan Desain Pembelajaran Inspiratif: “Harmoni dari Sekolah”.

Di Jawa Timur, kegiatan yang digelar BNPT melalui Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) Jatim itu bekerjasama dengan Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII), dikhususkan bagi Guru TK/PAUD dan Guru Materi Pendidikan Agama mulai dari SD/MI, SMP/MTS, dan sederajat. Tema yang diusung dalam pelaksanaan lomba adalah Integrasi Nilai-nilai Agama dan Budaya di Sekolah dalam Menumbuhkan Harmoni Kebangsaan.

Informasi dari BNPT yang diperoleh Admin melalui Ketua AGPAII Jatim, hingga berita ini ditulis, peserta dari Jawa Timur yang mengikuti lomba ini masih sangat minim. Rencananya, naskah lomba yang dikirimkan peserta akan diseleksi pertengahan Mei 2019 di Mojokerto Jawa Timur. Peserta yang telah mengirimkan naskah akan diundang dalam sebuah pertemuan untuk melakukan presentasi naskah lomba.

Bagaimana Mekanisme Pelaksanaan Lomba?

Ketentuan Lomba Penulisan Desain Pembelajaran Inspiratif BNPT 2019
Ketentuan Pelaksanaan Lomba
Tema Lomba Penulisan Desain Pembelajaran Inspiratif  "Harmoni Sekolah" BNPT adalah: "Integrasi Nilai-nilai Agama dan Budaya di Sekolah dalam Menumbuhkan Harmoni Kebangsaan"

Sedangkan Sub Temanya adalah:
  1. Kebangsaan
  2. Keragaman
  3. Kearifan Lokal
  4. Toleransi
  5. Damai Itu Indah
  6. Cinta Tanah Air
  7. Tabayyun (Melawan Hoax)

Ketentuan Peserta

Ketentuan peserta Lomba Penulisan Desain Pembelajaran Inspiratif  "Harmoni Sekolah" BNPT adalah sebagai berikut:
  1. Peserta adalah Guru TK/PAUD, Guru Mata Pelajaran Agama SD/MI, SMP/MTS, dan sederajat.
  2. Melampirkan Surat Rekomendasi dari Kepala Sekolah tempat bertugas.
  3. Melampirkan Biodata peserta.
  4. Peserta diperkenankan mengirimkan maksimal 2 (dua) naskah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan ketentuan 1 (satu) naskah untuk satu kali pertemuan di kelas, dengan Materi Pendidikan Agama Kurikulum 2013, beserta media pembelajarannya.
  5. Membuat Video Pembelajaran sesuai dengan RPP yang telah dibuat dengan durasi maksimal 5 menit. Video diunggah di Youtube dengan menuliskan subyek #harmonidarisekolah-Nama Peserta-Nama Sekolah.

Ketentuan Naskah

Adapun ketentuan naskah sebagai berikut:
  1. Naskah RPP diketik di kertas A4, Font Arial, Ukuran Huruf 12, dengan spasi 1,5.
  2. Margin 4:3 (atas bawah) dan 4:3 (kiri kanan).
  3. Panjang naskah minimal 10.000 karakter dan maksimal 12.000 karakter.

Ketentuan Pengiriman

Naskah dikirimkan melalui email ke agamabudayabnpt@gmail.com mulai tanggal 22 Februari 2019 hingga 15 Nopember 2019. Penjurian dilaksnakan mulai tanggal 19-22 dan 26-29 Nopember 2019 dengan kriteria penilaian sebagai berikut:
1. Naskah RPP
  • Orisinalitas
  • Muatan Materi
  • Kreatifitas Guru
  • Inspiratif
2. Video Pembelajaran
  • Durasi Waktu
  • Kesesuaian dengan Naskah RPP
  • Orisinalitas
  • Muatan Materi
  • Kreatifitas Guru
  • Inspiratif

Penghargaan

Penghargaan yang diberikan dalam Lomba Penulisan Desain Pembelajaran Inspiratif  "Harmoni Sekolah" BNPT adalah uang tunai dengan total hadiah sebesar 64,5 Juta.

Jadi tunggu apa lagi, segera kirimkan karya terbaikmu untuk mengikuti dan berpartisipasi dalam lomba Penulisan Desain Pembelajaran Inspiratif  "Harmoni Sekolah" BNPT Tahun 2019. Mari berkreasi dalam pembelajaran untuk mengintegrasikan nilai-nilai agama dan budaya di sekolah guna menumbuhkan harmoni kebangsaan tentang gerakan pencegahan paham terorisme dalam tulisan.

Guru Mulia Karena Karya.(*)

Thursday, April 18, 2019

Kemdikbud Siapkan Hadiah Sebesar 52 Juta Rupiah untuk Lomba Vlog 2019

Lomba Vlog Pendidikan Keluarga 2019
Lomba Vlog Pendidikan Keluarga 2019
Untuk memberikan apresiasi terhadap budaya literasi di lingkungan keluarga, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jendral Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan kegiatan rutin tahunan berupa lomba. Tahun 2019 ini, lomba yang diselenggarakan adalah Lomba Blog, Lomba Jurnalistik, dan Lomba Vlog Pendidikan Keluarga.

Sebelumnya, Lomba Blog dan Lomba Jurnalistik telah admin posting dalam blog Komunitas Ngopi. Yang belum membaca, silahkan baca pada tautan di bawah ini:
Sahabat Kompi, ada satu lomba lagi yang diselenggarakan Kemendikbud dalam event tersebut, yaitu Lomba Vlog Pendidikan Keluarga Tahun 2019.  


Apa itu Lomba Vlog?

Vlog merupakan singakatan dari video blog yang dibuat dengan tema tertentu. Video tersebut dikemas dalam konsep dokumentasi jurnalistik dan dimuat dalam sebuah website. Biasanya video vlog berisi ketertarikan, opini maupun pikiran, memiliki kemiripan dengan tayangan televisi, meskipun pembuatannya tentu tak serumit pembuatan tayangan di televisi. Lomba vlog pendidikan keluarga yang diselenggarakan oleh Kemendikbud merupakan ajang kompetisi bagi para vlogger untuk menyebarluaskan informasi literasi keluarga.

Tema Lomba Vlog Pendidikan Keluarga Tahun 2019

Lomba Vlog Pendidikan Keluarga Tahun 2019 ini adalah “Kreativitas Literasi Keluarga di Era Melenial”. Ketentuannya sebagai berikut:
  1. Lomba ini bisi diikuti oleh seluruh masyarakat umum, baik perorangan atau tim.
  2. Peserta diperkenankan mengirimkan 1 (satu) karya video dengan durasi Vlog maksimal 5 menit. 
  3. Vlog yang dikirim harus relevan dengan tema, bersifat aktual, bernilai, inovatif, kekinian, tidak mengandung unsur SARA dan pornografi, serta hasil karya sendiri bukan plagiat.
  4. Vlog tidak sedang diikutsertakan dalam lomba serupa
  5. Video belum pernah dipublikasikan sebelumnya, orisinal, dan tidak melanggar hak kekayaan intelektual pihak manapun. Jika menggunakan karya musik miliki pihak ketiga yang ada hak ciptanya, harus dilampirkan zin dari pemilik hak tersebut. 
  6. Karya diunggah melalui Youtube dengan judul (#literasikeluarga-Judul vlog). Dalam karya yang diunggah, peserta mencantumkan link chanel youtube Sahabat Keluarga (Sahabat Keluarga) dan link laman Sahabat Keluarga (https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/) di deskripsi video.
  7. Kemendikbud berhak menggunakan seluruh karya video yang diikutkan pada lomba sebagai bahan sosialisasi pendidikan keluarga. 
  8. Lomba ini gratis tidak dipungut biaya apapun
  9. Peserta yang telah mengikuti lomba dianggap menyetujui semua syarat dan ketentuan. Jika dikemudian hari ditemukan pelanggaran, maka dewan juri berhak melakukan diskualifikasi. 
  10. Kemendikbud terbebas dari tuntutan pihak ketiga dan konsekuensi hukum atas vlog yang telah dikirimkan oleh peserta. 
  11. Keputusan Dewan Juri dalam lomba ini bersifat mengikat dan tidak bisa diganggu gugat oleh pihak manapun. 
  12. Lomba vlog pendidikan keluarga ini tidak dapat diikuti oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kemendikbud. 

Prosedur Lomba Vlog Pendidikan Keluarga Tahun 2019 

  1. Peserta harus melakukan registrasi untuk mengikuti lomba melalui laman resmi Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga (https:// sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/) pada kanal Lomba Pendidikan Keluarga mulai 15 April s.d 30 September 2019; 
  2. Karya yang dibuat diunggah melalui youtube pada rentang 15 April s.d 30 September 2019; 
  3. Nominasi pemenang akan diumumkan melalui laman resmi Pembinaan Pendidikan Keluarga (https:// sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/) pada tanggal 25 Oktober 2019;
  4. Hadiah bagi pemenang akan diberikan pada kegiatan Apresiasi Pendidikan Keluarga pada bulan November 2019.

Jadwal Penyelenggaraan Lomba Vlog Tahun 2019

Jadwal Penyelenggaraan Lomba Vlog 2019
Jadwal Penyelenggaraan Lomba Vlog 2019

Penghargaan Lomba Vlog Tahun 2019

Pemenang lomba vlog ditentukan dengan urutan juara 1, 2, dan 3 serta juara harapan 1 s.d. 7. 
Bagi peserta yang terpilih sebagai juara akan mendapatkan penghargaan berupa plakat, sertifikat , dan uang tunai total hadiah sebesar Rp52.000.000,- 

Rinciannya sebagai berikut: 
1. Pemenang I : Rp 10.000.000,- 
2. Pemenang II : Rp 8.000.000,- 
3. Pemenang III : Rp 6.000.000,- 
4. Pemenang Harapan : 7 orang @Rp4.000.000,- 

Catatan: Pajak hadiah ditanggung pemenang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 
Poster Lomba Vlog Pendidikan Keluarga 2019
Poster Lomba Vlog Pendidikan Keluarga 2019
Keterangan lebih lanjut, silahkan baca pedoman melalui google drive berikut:

Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga Berhadiah Total 107 Juta Rupiah

Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga 2019
Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga Tahun 2019
Beberapa waktu lalu, Admin telah memposting artikel Lomba Blog yang diselenggarakan oleh Sahabat Keluarga Kemendikbud Tahun 2019. Lomba Blog tersebut bersifat umum, bisa diikuti oleh seluruh masyarakat, tak terkecuali guru-guru yang bertugas di dunia pendidikan. Bagaimana bentuk lomba dan prosedurnya? Silahkan baca di artikel sebelumnya melalui link di bawah ini"
baca: Lomba Blog Sahabat Keluarga Kemendikbud Tahun 2019
Kali ini, Admin kembali akan menginformasikan tentang Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga yang juga di laksanakan oleh Sahabat Keluarga Kemendikbud Tahun 2019. Sebetulnya, antara Lomba Blog dan Lomba Jurnalistik merupakan satu event yang sama dalam lomba yang diselenggarakan oleh Sahabat Keluarga Kemendikbud pada tahun 2019 ini, di samping ada satu lagi lomba yaitu Lomba Vlog. Hadiah yang diberikan juga cukup lumayan lho.

Apa sih Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga itu?  

Lomba jurnalistik pendidikan keluarga merupakan ajang kompetisi karya jurnalistik yang bisa diikuti oleh masyarakat luas, baik dari jurnalis maupun masyarakat umum. Tujuannya adalah untuk menyebarluaskan informasi tentang literasi keluarga. Literasi keluarga yang dimaksud adalah upaya penguatan pemahaman tentang pentingnya literasi, dalam bentuk penyediaan bahan bacaan, dan kegiatan literasi lainnya dalam keluarga. Ada dua kategori yang dilombakan yaitu Feature dan Opini.

Feature lebih mengarah pada fakta atau peristiwa yang sedang menjadi hot topik dan lebih mengarah pada hal-hal yang disukai pembaca. Biasanya feature membahas tentang hal-hal seperti isu politik, tokoh, sejarah, tempat wisata, ekonomi dan budaya. Bentuk tulisan feature lebih santai dari tulisan lainnya serta memberikan hiburan bagi para pembaca. Pada penutup tulisan, diberikan kesimpulan mengenai alasan atau sebab akibat tentang tema yang dibahas sehingga informasi yang disampaikan menjadi semakin jelas; 

Opini merupakan jenis tulisan yang berupa pendapat dari sudut pandang penulis sendiri dan tidak membutuhkan sebuah penelitian. Tentu saja para penulis lebih bebas untuk mengungkapkan pendapat-pendapatnya sendiri berdasarkan kemampuan ataupun pengalaman yang dimiliki. Tulisan opini hanya berdasarkan pendapat dari penulis sehingga tidak bisa dijadikan sebagai informasi yang akurat atau bukanlah fakta. Pendapat setiap orang tentu saja berbeda-beda sehingga tulisan opini bersifat dinamis dan bisa saja benar atau salah tergantung bukti dan fakta.

Tema Lomba Pendidikan Keluarga 2019

Tema yang diangkat adalah “Budaya Literasi Keluarga (BuLiKe)”. Karya yang ditulis bisa disesuaikan dengan peringatan hari besar tertentu yang terkait dengan keluarga dan literasi, misalnya Hari Pendidikan Nasional, Hari Keluarga Nasional, Hari Anak Nasional, Hari Aksara Internasional, dan peringatan hari lainnya yang relevan.  

Poster Jurnalistik Pendidikan Keluarga 2019
Poster Jurnalistik Pendidikan Keluarga 2019

Ketentuan Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga 2019 

  1. Lomba dibagi 2, yaitu kategori Feature dan Opini. Kategori Feature ditujukan khusus untuk para jurnalis,  sedangkan kategori Opini dapat diikuti baik oleh jurnalis, maupun masyarakat umum.
  2. Sesuai tema yang telah ditentukan, dan tulisan telah dipublikasikan sebelumnya di media yang telah terverifikasi dewan pers. Silahkan cek media di https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers
  3. Hanya 1 (satu) naskah utama yang diperbolehkan untuk diikutsertakan dalam lomba; 
  4. Apabila mengirimkan naskah lainnya yang relevan, akan digunakan sebagai penilaian portofolio yang telah dipublikasikan selama tahun 2019. 
  5. Tulisan bersifat aktual, bernilai, inovatif, kekinian, serta tidak mengandung unsur SARA dan pornografi.
  6. Tulisan belum pernah dan/atau tidak sedang diikutsertakan dalam lomba lain yang sejenis.
  7. Tulisan orisinal dan tidak melanggar hak kekayaan intelektual dari pihak manapun.
  8. Tulisan yang yang dikirim menjadi milik Kemendikbud.
  9. Lomba ini gratis tidak dipungut biaya apapun. 
  10. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terbebas dari tuntutan pihak ketiga dan konsekuensi hukum atas tulisan yang telah dikirimkan oleh peserta. 
  11. Keputusan Dewan Juri bersifat mengikat dan tidak bisa diganggu gugat. 
  12. Lomba tidak dapat diikuti oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kemendikbud maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemendikbud.
  13. Panjang tulisan minimal 750 kata. 
  14. Peserta yang telah mengikuti perlombaan jurnalistik pendidikan keluarga ini dianggap telah menyetujui semua syarat dan ketentuan. Jika di kemudian hari ditemukan pelanggaran terhadap syarat dan ketentuan, maka dewan juri berhak melakukan diskualifikasi terhadap peserta. 

Prosedur Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga 2019

  1. Peserta melakukan registrasi melalui laman resmi Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga (https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/) pada kanal Lomba Pendidikan Keluarga mulai 15 April s.d 30 September 2019;
  2. Tulisan telah diterbitkan di media massa cetak (koran, tabloid, majalah) maupun media daring pada rentang waktu antara 15 April s.d 30 September 2019;
  3. Nominasi pemenang akan diumumkan tanggal 25 Oktober 2019, akan diumumkan melalui laman resmi Pembinaan Pendidikan Keluarga (https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/).
  4. Hadiah bagi para pemenang akan diberikan pada kegiatan Apresiasi Pendidikan Keluarga yang diselenggarakan pada bulan November 2019.
Jadwal Penyelenggaraan Lomba Jurnalistik 2019
Jadwal Penyelenggaraan Lomba Jurnalistik 2019

Penentuan Pemenang Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga 2019

Bagi karya jurnalistik yang memenuhi persyaratan dan masuk nominasi, maka akan dilakukan penilaian lebih lanjut oleh juri. Juri dan panitia akan menentukan juara 1, 2, dan 3 serta juara harapan 1 s.d. 7 sebagai pemenang lomba.

Penghargaan Pemenang Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga 2019

Hadiah yang akan diberikan pada Lomba jurnalistik Pendidikan Keluarga 2019 ini berupa plakat, seritifikat, serta uang tunai dengan total hadiah sebesar Rp. 107.000.000,- dengan rincian sebagai berikut:
Kategori FEATURE
Juara I : Rp15.000.000,
Juara II : Rp12.000.000,
Juara III : Rp10.000.000,
Juara : 7 orang @Rp5.000.000,
Kategori OPINI 
Juara I : Rp15.000.000,
Juara II : Rp12.000.000,
Juara III : Rp10.000.000,
Juara : 7 orang @Rp5.000.000,

Catatan: Pajak hadiah ditanggung pemenang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Lebih jelasnya silahkan baca pedomannya melalui google drive berikut ini:

Wednesday, April 17, 2019

Ikuti Lomba Blog Pendidikan Keluarga Kemdikbud 2019

Poster Lomba Blog Pendidikan Keluarga Kemdikbud 2019
Poster Lomba Blog Pendidikan Keluarga Kemdikbud 2019
Sahabat Kompi, Ayo Ikuti Lomba Blog Pendidikan Keluarga Kemdikbud 2019 Yukkk....!
Tahun 2019 ini, Kementrian Pendidikan dan Kebuadayaan kembali menyelenggarakan Lomba Blog Pendidikan Keluarga. Hadiahnya lumayan lhoo. Simak berikut ini tata cara mengikuti Lomba Blog Pendidikan Keluarga Kemdikbud 2019.

Lomba Blog Pendidikan Keluarga Kemdikbud 2019
Tema lomba blog pendidikan keluarga tahun 2019 adalah "Peran Keluarga dan Masyarakat Dalam Membudayakan Literasi". Bentuk lomba berupa penulisan naskah blog berbentuk opini, pemikiran, atau pengalaman sesuai dengan tema lomba. Sasaran peserta lomba blog pendidikan keluarga tahun 2019 adalah masyarakat luas tingkat nasional yang bisa diikuti dari 34 provinsi di Indonesia.

Persyaratan Peserta Lomba Blog Pendidikan Keluarga Kemdikbud 2019
Persyaratan peserta lomba dibedakan menjadi dua macam, yang terdiri dari persyaratan administratif peserta dan persyaratan penulisan blog.

Persyaratan administratif peserta ditetapkan sebagai berikut:
  1. Lomba ini bisa diikuti oleh seluruh masyarakat umum.
  2. Peserta lomba hanya boleh mengirimkan 1 (satu) naskah blog.
  3. Lomba ini gratis, peserta tidak dipungut biaya apapun.
  4. Peserta bukan merupakan pegawai kemendikbud.
  5. Bagi peserta lomba, harus memiliki profil blogger yang jelas dan lengkap, bukan anonim.
  6. Tulisan yang diikutkan lomba harus diposting di blog sejak tanggal 15 April 2018.
  7. Untuk blog peserta yang diikutkan lomba harus sudah aktif minimal sejak tanggal 15 April 2018, ditandai dengan adanya berbagai tulisan yang telah diposting sebagai bukti aktivitas penulisan secara aktif.
Sedangkan persyaratan penulisan naskah blog ditetapkan sebagai berikut:
  1. Naskah relevan dengan tema yang telah ditetapkan.
  2. Tulisan bersifat aktual, kreatif, inovatif, dan kekinian.
  3. Naskah tidak mengandung unsur SARA dan pornografi.
  4. Harus karya asli, bukan hasil plagiat.
  5. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  6. Tulisan belum pernah dan/atau tidak sedang diikutsertakan dalam lomba sejenis.
  7. Mencantumkan tanda tagar (hastag) #SahabatKeluarga dan #LiterasiKeluarga.

Prosedur Lomba Blog Pendidikan Keluarga Kemdikbud 2019
Langkah pertama, peserta lomba blog Pendidikan Keluarga Kemdikbud 2019 harus melakukan registrasi melalui laman resmi Pembinaan Pendidikan Keluarga (https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/) pada kanal Lomba Pendidikan Keluarga yang ditentukan sejak tanggal 15 April s.d 30 September 2019. Tulisan sudah dipublikasikan di blog milik sendiri selama 15 April s.d 30 September 2019. Nominasi pemenang Lomba Blog Pendidikan Keluarga Kemdikbud 2019 akan diumumkan melalui laman resmi Pembinaan Pendidikan Keluarga (https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/) pada tanggal 25 Oktober 2019. Hadiah akan diberikan pada kegiatan Apresiasi Pendidikan Keluarga pada bulan Nopember 2019.

Penentuan Pemenang Lomba Blog Pendidikan Keluarga Kemdikbud 2019
Karya penulisan blog yang memenuhi persyaratan dan penilaian akan masuk nominasi. Selanjutnya, juri akan menentukan pemenang dengan urutan juara 1, 2, dan 3 serta juara harapan 1 s.d 7.

Hadiah Pemenang Lomba Blog Pendidikan Keluarga Kemdikbud 2019
Pemenang lomba Blog Pendidikan Keluarga Kemdikbud tahun 2019 akan mendapatkan penghargaan berupa trophy, sertifikat serta uang pembinaan dengan total hadiah sebesar Rp. 46.000.000. Adapun rincian penghargaan bagi pemenang ditentukan sebagai berikut.

Pemenang I : Rp. 7.000.000
Pemenang II : Rp. 6.000.000
Pemenang III : Rp. 5.000.000
Pemenang harapan : 7 orang @Rp. 4.000.000

Catatan : Pajak hadiah ditanggung pemenang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Info selengkapnya di https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id

Sahabat Kompi, silahkan mengikuti Lomba Blog Pendidikan Keluarga Kemdikbud 2019. Siapa tahu Andalah pemenangnya.(*) 
Keterangan lebih lanjut, silahkan baca pedomannya melalui google drive berikut:

Tuesday, April 9, 2019

Korindo Blog Competition, Total Hadiah 13,5 Juta

Lomba Artikel Blog Korindo

Sahabat Kompi, Ikutan Lomba Artikel Blog, Yukkk....
Korindo Blog menyelenggarakan Lomba Artikel Korindo Blog Competition dengan total hadiah 13,5 Juta Rupiah. Artikelnya tidak susah-susah amat, yaitu artikel yang membahas tentang bagaimana membangun daerah 3T, yaitu daerah terdepan, terluar, dan tertinggal. Simak ketentuannya berikut!

Tema Lomba
Tema lomba yaitu Membangun daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal)

Waktu Pelaksanaan
Lomba Artikel Blog ini dibuka mulai tanggal 2 April sampai dengan 10 Mei 2019

Hadiah Lomba

Ketentuan Penulisan
  1. Tulisan artikel blog adalah membahas hal-hal terkait dengan Membangun Daerah 3 T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal)
  2. Judul Artikel tidak ditentukan, alias Bebas
  3. Tulisan artikel minimal terdiri-dari 1.000 kata
  4. Menyertakan hyperlink dalam penulisan, yaitu KORINDOBangun perbatasan jadi terasnya Indonesia, dan Perubahan untuk Indonesia yang lebih baik
  5. Tulisan artikel blog yang dikirimkan harus asli merupakan hasil karya sendiri, tidak melanggar hak kekayaan intelektual dari pihak manapun, serta bukan artikel hasil copypaste
  6. Menggunakan image/gambar yang dikemas semenarik mungkin.
  7. Artikel yang ditulis harus menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, sesuai dengan PUEBI.
  8. Tulisan Artikel Blog tidak mengandung SARA, pornografi, dan tidak melanggar norma kesusilaan
  9. Untuk referensi tulisan, bisa melihat tulisan yang digunakan dalam website www.korindo.co.id, korindonews.com, korindocareers.com dan seluruh media sosial resmi KORINDO Group.
Mekanisme Lomba
Sebelum melakukan registrasi, peserta wajib melakukan follow ke media sosial KORINDO Group terlebih dahulu yaitu:
a). Facebook; 
b). Instagram; 
c). LinkedIn. 
Selanjutnya, peserta lomba artikel blog mendaftarkan dirinya dengan mengisi Form Registrasi. Setelah berhasil melakukan registrasi, artikel bisa mulai ditulis sesuai ketentuan penulisan di atas, lalu mempostingnya di website atau blog peserta. Setelah diposting, peserta harus share link artikel ke sosial media peserta, dan mention ke sosial media KORINDO Group menggunakan hastag #Korindoblogcompetition. Selanjutnya, peserta melakukan submit artikelnya di Form Kirim Artikel yang telah disediakan. 

Batas waktu pengiriman artikel adalah tanggal 10 Mei 2019 pukul 23:59 WIB. Sedangkan Pengumuman pemenang dilaksanakan tanggal 25 Mei 2019 di laman website KORINDO Group dan seluruh sosial media KORINDO Group.

Syarat dan Ketentuan
  1. Lomba Artikel Blog Korindo ini terbuka untuk umum, dan tidak dipungut biaya apapun (gratis)
  2. Periode KORINDO Blog Competition ini dibuka mulai tanggal 2 April hingga 10 Mei 2019.
  3. Sekali lagi, Tulisan yang diposting di blog harus karya sendiri, bukan merupakan karya plagiasi.
  4. Peserta diperbolehkan mengirimkan lebih dari satu artikel, asalkan pengiriman artikel tersebut selama periode lomba masih berlangsung.
  5. Media website atau blog yang diikutkan KORINDO Blog Competition ini harus sudah berjalan minimal 3 bulan.
  6. Peserta dinyatakan gugur dan diskualifikasi jika terbukti melanggar ketentuan yang berlaku dan/atau menghapus artikel blog/share di sosial media.
  7. Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun.
  8. Bagi Keluarga Besar KORINDO Group, tidak diperbolehkan mengikuti KORINDO Blog Competition ini.
Aspek Penilaian Artikel
Penilaian artikel didasarkan pada:
  1. Ide, Kreativitas, dan Kualitas konten.
  2. Kesesuaian dengan Tema yang telah ditentukan.
  3. Memenuhi semua unsur ketentuan penulisan, syarat dan ketentuan, serta mengikuti mekanisme lomba yang sudah ditentukan.
Juri Lomba
Juri dalam KORINDO Blog Competition ini adalah Rz. Subagiyo. Beliau adalah Redaktur Senior Kantor Berita Antara

Untuk lebih jelasnya terkait pendaftaran, silahkan kunjungi blognya di KORINDO Blog Competition. 

Salam Kreatif dari Komunitas Ngopi. (*)

Monday, April 1, 2019

Ikuti Lomba Aplikasi Mobile KIHAJAR 2019


Untuk memberikan apresiasi pada berbagai pihak yang mampu berkontribusi dalam pengembangan aplikasi mobile edukasi dan pemanfaatannya dalam pendidikan, maka Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Lomba Aplikasi Mobile Kihajar 2019. Lomba Aplikasi Mobile Kihajar 2019 merupakan lomba Aplikasi Mobile Edukasi, yaitu aplikasi yang mengandung unsur pendidikan yang bisa dijalankan di smartphone atau tablet.

Lomba Aplikasi Mobile Kihajar 2019 merupakan rangkaian acara Anugerah Kihajar yang diselenggarakan oleh Pustekkom Kemendikbud. Diharapkan dari kegiatan ini, program-program BPMPK dapat dikenal dan dirasakan manfaatnya secara langsung oleh insan pendidikan, serta dinikmati oleh sekolah maupun seluruh stakeholder pendidikan khususnya pengguna mobile edukasi.

Pelaksanaan kegiatan lomba Aplikasi Mobile Kihajar 2019 ini dibagi dalam 5 tahapan, dimulai dari Sosialisasi/Publikasi, Pendaftaran dan Pengumpulan Karya, Seleksi Karya, Grand Final/Penjurian dan Penyerahan hadiah. Sedangkan kategorinya ada 4, yaitu:
  • Kategori Pelajar bertema Sosial Budaya, 
  • Kategori Guru bertema mata pelajaran, 
  • Kategori Umum bertema V-Lab, dan 
  • Kategori Umum bertema Game Edukasi.
Tahap sosialisasi Lomba Aplikasi Mobile Kihajar 2019 telah dimulai sejak bulan Februari-Maret 2019. Saat ini, telah masuk pada tahap kedua yaitu, pendaftaran dan pengumpulan karya dimulai tanggal 1 April - 1 Agustus 2019. Tahap ini bertujuan untuk menjaring karya peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Pendaftaran Lomba Aplikasi Mobile Kihajar 2019 dilakukan secara online, peserta lomba wajib mendaftar secara resmi dan mengumpulkan karya dengan cara mengunggah (upload) karya di website resmi lomba di http://m-edukasi.kemdikbud.go.id/lomba.

Untuk tahap seleksi dilaksanakan bulan Agustus 2019. Tahapan seleksi nominasi dilakukan untuk menentukan karya terbaik yang layak masuk babak selanjutnya. Proses seleksi nominasi ini dilakukan dengan cara mencoba langsung karya yang dinilai melalui tablet atau smartphone.
Rundown Lomba Aplikasi Mobile Kihajar 2019
Dalam seleksi nominasi ini, akan dipilih 30 peserta per kategori dengan karya terbaik yang diakui sebagai kontributor konten. Kemudian dari 30 peserta tersebut akan diambil 10 besar sebagai finalis yang akan diundang untuk masuk ke babak Penjurian (Grand Final). 

Peserta yang maju ke babak penjurian adalah 10 peserta ketegori Pelajar, 10 peserta kategori Guru. 10 peserta kategori Umum V-lab, dan 10 peserta kategori Umum Games Edukasi. Seluruh finalis tersebut akan dihubungi oleh panitia untuk mengkonfirmasi kesediaannya mengikuti acara Grandfinal/Penjurian yang akan diadakan di Semarang. 

Yang perlu diperhatikan oleh peserta adalah email dan nomor telpon harus dipastikan aktif. Sebab, jika peserta tidak bisa dihubungi dengan alasan apapun, maka yang bersangkutan dianggap mengundurkan diri dan akan di ganti dengan peserta di rangking berikutnya.  Semua peserta yang karyanya terpilih akan diumumkan di web resmi lomba. Peserta terpilih tersebut wajib memberikan konfirmasi kesediaan mengikuti tahap selanjutnya, yaitu grand final atau penjurian.

Tahap utama Lomba Aplikasi Mobile Kihajar 2019 ini adalah Penjurian/grand final yang akan dilaksanakan pada bulan September 2019. Dalam tahap ini,  40 nominator yang terseleksi, yakni 10 karya masing-masing kategori akan diundang untuk mempresentasikan karyanya di hadapan dewan juri. Hasil akhir penilaian dari tahapan utama lomba ini adalah mendapatkan juara 1, 2 dan 3 untuk masing masing kategori.

Bagi peserta yang terpilih sebagai juara, akan diundang pada Malam Anugrah Kihajar yang dilaksanakan pada Bulan Oktober 2019. Untuk Juara 1 masing-masing kategori akan menerima hadiah secara langsung dari mendikbud di Jakarta. Seluruh biaya tranportasi dari tempat asal hingga sampai ke Jakarta (pulang pergi) dan akomodasi selama ada di Jakarta ditanggung Kemdikbud. Sedangkan hadiah untuk pemenang lainnya akan diserahkan di Semarang pada akhir acara Grand Final Lomba Aplikasi Mobile Kihajar 2019. 

Total hadiah yang disediakan untuk Lomba Aplikasi Mobile Kihajar 2019 untuk semua kategori kurang lebih Rp. 408.000.000,- Adapun rincian hadiah seperti gambar di bawah ini:
Hadiah Lomba Aplikasi Mobile Kihajar 2019
Bagi Anda yang ingin mengikuti Lomba Aplikasi Mobile Kihajar 2019, Silahkan mendaftarkan diri di website secara langsung dan mengikuti seluruh tahapan lomba. Siapa tahu, Anda yang akan menjadi juaranya.(*)

Friday, March 29, 2019

Agar Artikel Bisa Lolos Seleksi dalam Perlombaan Inobel Tahun 2019

Agar Bisa Lolos Inobel 2019

Bagi guru-guru yang telah mendaftarkan diri pada Perlombaan Karya Inovasi Pembelajaran Tahun 2019 melalui akun Kesharlindung, tentu berharap jika naskah yang dikirimkan akan lolos seleksi sehingga bisa mengikuti tahap perlombaan Inobel berupa Workshop Inovasi Pembelajaran.

Karya Inovasi yang dihasilkan memang berupa produk, baik media pembelajaran, strategi pembelajaran, dan lain-lain. Proses penemuan dan penciptaan produk itulah yang harus ditulis dalam sebuah Karya Tulis Ilmiah untuk Karya Inovasi Pembelajaran, dan dikirimkan ke Panitia Perlombaan Inobel Tahun 2019.

Bagaimanakah caranya agar Karya Tulis yang telah dibuat itu bisa lolos seleksi? Tentu ada banyak faktor. Dalam artikel ini, faktor yang akan dibahas agar Artikel Inovasi Pembelajaran bisa lolos seleksi adalah mengikuti Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah, seperti yang telah dibahas dalam artikel sebelumnya.
Silahkan Baca: Sistematika Penulisan Perlombaan Inobel Tahun 2019 
Berikut ini adalah penjelasan per komponen Sistematika Penulisan:

A. Komponen Judul
Judul harus memuat nama karya inovasi yang dikembangkan dan masalahnya, ditulis dalam huruf kapital, singkat (maksimum 20 kata), jelas, padat, dan informatif serta ditulis dalam kalimat pernyataan.

Contoh: 
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN MOMO (MONOPOLI MORAL) PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI KELAS 5 SD NEGERI KOTA SURABAYA
B. Komponen Pendahuluan
Pendahuluan terdiri dari:
(1) Latar Belakang; 
(2) Rumusan Masalah; 
(3) Tujuan; dan 
(4) Manfaat.

1. Latar Belakang 
Latar belakang disusun secara sistematis dengan memaparkan kondisi ideal berdasarkan teori atau kebijakan, kondisi saat ini, gap antara kondisi ideal dengan kondisi saat ini, masalah yang terjadi dan penyebabnya, karya inovatif untuk memecahkan masalah, urgensi karya inovatif yang dikembangkan, dan penegasan tujuan inovasi pembelajaran.

Latar belakang yang disusun harus memiliki kejelasan alur pikir antara pemilihan judul dengan tujuan inovasi pembelajaran yang diajukan serta urgensi pencapaian tujuan pendidikan nasional.

Contoh: 
Alinea 1 (Kondisi Ideal): 
Menurut Effendi (2010, hlm. 12) pembelajaran di SD idealnya dilakukan secara tematik dan terpadu sesuai dengan karakteristik peserta didik SD yaitu berpikir konkret dan holistik.....

Alinea 2 (Kondisi Saat Ini dan Masalah): 
Pembelajaran yang dilakukan khususnya di SD Pelangi belum memperhatikan karakteristik peserta didik SD, pembelajaran didominasi dengan ceramah oleh guru tanpa melibatkan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik kompetensi dasar. Hal ini berakibat pada rendahnya pemahaman peserta didik tentang materi yang sedang dipelajari.....

Alinea 3 (Karya Inovatif): 
Pembelajaran tentang pengetahuan konseptual yang bersifat abstrak misalnya Hidup Rukun diperlukan sebuah media pembelajaran yang dapat menjembatani tahap berpikir peserta didik SD dan sesuai dengan karakteristik peserta didik SD. Media pembelajaran yang dimaksud adalah media permainan Momo (Monopoli Moral).....

Alinea 4 (Urgensi Karya Inovatif): 
Media pembelajaran animasi tematik ini dapat dikembangkan sesuai dengan karakteristik materi dan kompetensi dasar. Melalui media animasi tematik ini, siswa difasilitasi untuk menangkap ide atau gagasan tentang materi yang abstrak misalnya tentang Hidup Rukun sehingga mereka dapat menjelaskan makna hidup rukun dan manfaatnya........

2. Rumusan Masalah 
Rumusan masalah disusun sesuai dengan permasalahan yang dihadapi pada pelaksanaan pembelajaran yang menyebabkan pencapaian tujuan pembelajaran tidak optimum. Masalah hendaknya dirumuskan secara jelas, tidak memiliki makna ganda, dan dapat dituangkan kedalam kalimat tanya. Rumusan masalah hendaknya menunjukkan hubungan antara dua atau lebih variabel (masalah dan karya inovatifnya) dan dapat diuji secara empirik.

Contoh: “ Apakah media animasi tematik dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas IV SDN Pelangi tentang Hidup Rukun?”

3. Tujuan 
Tujuan dituliskan menyesuaikan dengan rumusan masalah yang telah ditetapkan. Tujuan berisi poin-poin sasaran yang akan dicapai dari inovasi pembelajaran yang diajukan sehingga urgensi pencapaian tujuan pendidikan nasional diperkirakan dapat dicapai.

Contoh: “ Tujuan dikembangkannya karya inovatif berbentuk media animasi tematik ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas IV SDN Pelangi tentang Konsep Hidup Rukun”

4. Manfaat 
Manfaat dituliskan dalam bentuk poin-poin yang mungkin diperoleh secara praktis dari implementasi inovasi pembelajaran yang dihasilkan diantaranya manfaat bagi siswa.

Contoh: “ Meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep-konsep dalam pembelajaran khususnya konsep Hidup Rukun”

C. Komponen Landasan Teori 
Landasan teori dapat berupa konsep-konsep umum, prinsip-prinsip umum, unsur-unsur yang menjelaskan karya inovatif yang dikembangkan. Landasan teori merupakan teori yang melandasi penyusunan karya inovasi pembelajaran yang mendukung bahwa karya tersebut dapat digunakan untuk mengatasi atau memecahkan masalah yang dihadapi pada pelaksanaan pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai secara optimum. 

Dengan demikian, landasan teori terdiri dari: 
  1. Konsep/ Teori yang Melandasi Karya Inovasi Pembelajaran,dan 
  2. Rancangan Karya Inovasi Pembelajaran. Rancangan karya inovasi pembelajaran berisi alternatif bentuk karya inovasi pembelajaran yang mungkin diperoleh dari implementasi teori yang menjadi landasan inovasi pembelajaran.
Dalam menuliskan landasan teori, penulis harus menuliskan hasil pemaknaannya pada teori yang dirujuknya. Pemaknaan dapat dilakukan dengan cara mengkritisi, menuliskan kontradiksi, atau menuliskan parafrase dari teori yang dirujuknya.

Contoh: 
  1. Media Animasi Tematik  Menurut Ahlan (2012, hlm. 34) media merupakan .......................
  2. Rancangan Karya Inovasi Pembelajaran  Berdasarkan landasan teori di atas, penulis telah mengembangkan karya inovatif berbentuk media animasi tematik dengan rancangan sebagai berikut..

D. Komponen Karya Inovasi Pembelajaran
1) Ide Dasar 
Ide dasar berisi tentang konsep dasar (teori) yang digunakan atau dirujuk dalam mengembangkan karya inovasi pembelajaran yang diajukan, jenis inovasi pembelajaran yang dirancang, desain/ rancang bangun, dan definisi operasional dari karya inovasi pembelajaran yang dikembangkan.

Definisi operasional merupakan definisi kerja dari karya inovatif yang dikembangkan yang memiliki karakteristik pembeda dengan definisi yang lain, dapat diukur dengan instrumen pengungkap datanya, dan terdapat indikator yang mampu dioperasionalkan.

Contoh: “ Menurut Toto (2013, hlm. 45) media animasi merupakan .................... . Sedangkan Dadang (2016, hlm. 32) menyatakan bahwa pembelajaran di SD idealnya dilakukan secara tematik. Berdasarkan pendapat di atas, penulis telah mengembangkan karya inovatif berbentuk media animasi tematik dengan desain sebagai berikut .................................. 
Adapun yang dimaksud dengan media animasi tematik adalah .......................................dengan karakteristik sebagai berikut ..........................................

2) Proses Penemuan/ Pembaharuan
Bagian ini terdiri dari penjelasan pendekatan kerja yang digunakan meliputi kajian teori pendekatan kerjanya, analisis kebutuhan, deskripsi prototipe produk/ karya, simulasi penggunaan/ penerapan, revisi dan deskripsi model produk revisi, pengujian model, revisi dan deskripsi produk akhir (kalau dilakukan pengujian).

Contoh: Karya inovatif berbentuk media animasi tematik ini dikembangkan melalui peneltian dengan metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development). Menurut Karnoto (2015, hlm. 56) desain penelitian R & D terdiri dari tahapan sebagai berikut:...........  Analisis kebutuhan dilakukan dengan cara ....................................................................... Hasil analisis kebutuhan menjadi dasar dikembangkannya prototipe karya berbentuk media animasi tematik sebagai berikut ............................................................................

Prototipe media animasi tematik diuji secara terbatas melalui simulasi penggunaannya terhadap siswa model yaitu guru-guru SDN Pelangi. Simulasi dilakukan dengan cara ............................................ Berikut hasil uji coba prototipe media animasi tematik bersama guru-guru SDN Maju Bersama .......... Berdasarkan temuan ketika dilakukan uji terbatas, prototipe media animasi tematik direvisi menjadi model media animasi tematik sebagai berikut ......... dll.”

3) Aplikasi Praktis dalam Pembelajaran
Bagian ini memaparkan tentang kebermanfaatan karya inovasi pembelajaran yang dibuat dan langkah-langkah atau prosedur penggunaan/ penerapannya.

Contoh: “ Media animasi tematik dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep-konsep yang dipelajari dalam pembelajaran tematik khususnya tentang Hidup Rukun jika digunakan sesuai dengan langkah-langkah atau prosedur penggunaannya. Berikut adalah langkah-langkah dalam menggunakan media animasi tematik agar pembelajaran efektif ......”

4) Data Hasil Aplikasi Praktis Inovasi Pembelajaran 
Bagian ini memaparkan tentang teknik pengumpulan data proses dan hasil penggunaan karya inovasi dalam pembelajaran beserta deskripsi data proses dan hasil penggunaan karya inovasi pembelajaran.

Contoh: “ Media animasi tematik ini digunakan dalam pembelajaran di kelas IV SDN Pelangi tentang tema Hidup Rukun dalam Perbedaan. Data proses berupa penggunaan media animasi tematik dalam pembelajaran yang dikumpulkan dengan teknik observasi menggunakan lembar observasi penggunaan media animasi tematik. Berikut merupakan data-data proses terkait penggunaan media animasi tematik ...................................................................................... 

Sedangkan data hasil berupa pemahaman konsep siswa tentang hidup rukun yang dikumpulkan dengan teknik tes menggunakan lembar evaluasi tentang Hidup Rukun dalam Perbedaan. Berikut merupakan data-data hasil belajar siswa tentang pemahaman konsep setelah digunakan media animasi tematik dalam pembelajaran. .................................................”

5) Analisis Hasil Aplikasi Praktis Inovasi Pembelajaran 
Bagian ini mendeskripsikan hasil pengolahan data dan pemaknaannya berdasarkan analisis data secara kuantitatif dan/ atau kualitatif (bergantung jenis datanya).

Contoh: Analisis data berupa proses penggunaan media animasi tematik yang digunakan adalah analisis data secara kualitatif model Miles dan Hubberman yang terdiri dari tiga tahap yaitu: 
(1) mereduksi data; 
(2) mendisplay data; dan
(3) memverifikasi data. 
Tahapan pada analisis data kualitatif model Miles dan Hubberman secara rinci dijelaskan sebagai berikut: ......................................................... Analisis data berupa pemahaman konsep siswa tentang hidup rukun dalam perbedaan yang digunakan adalah analisis data secara kuantitaif dengan menghitung rerata kemampuan pemahaman konsep siswa dan menghitung prosentase siswa di atas/ di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan rumus sebagai berikut............................................... Tingginya kemampuan pemahaman konsep siswa diduga disebabkan oleh media animasi tematik dalam pembelajaran yang telah digunakan secara efektif. Hal ini sesuai dengan pendapat Toto (2016, hlm. 52) yang menyatakan bahwa ...................................”

6) Diseminasi 
Bagian ini memaparkan tentang teknik diseminasi yang telah atau akan dilakukan untuk menyosialisasikan hasil karya inovasi pembelajaran pada rekan-rekan guru lain dalam lingkup sekolah, gugus/ MGMP, atau lingkup yang lebih besar.

Contoh: “ Media animasi tematik ini telah didiseminasikan melalui artikel ilmiah yang dimuat dalam Jurnal Pedagogik Pendidikan Dasar. Selain itu, diseminasi juga dilakukan melalui seminar di gugus 1 Kota Bandung yang diikuti oleh guru-guru dan pengawas di gugus 1 Kota Bandung.........dll.”

E. Komponen Penutup
1) Kesimpulan 
Kesimpulan merupakan jawaban yang diperoleh secara empirik dari rumusan masalah berbentuk poin-poin capaian yang diperoleh dari karya inovasi pembelajaran. Poin-poin pada kesimpulan dituliskan sesuai dengan banyaknya rumusan masalah yang telah dirumuskan. Kesimpulan dituliskan berdasarkan data dan pembahasan di Bab IV.

Contoh: “ Media animasi tematik dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas IV SDN Pelangi tentang konsep Hidup Rukun dalam Perbedaan. Rerata kemampuan pemahaman konsep siswa setelah digunakan media animasi tematik dalam pembelajaran adalah ......., dll.”

2) Saran 
Saran dituliskan dalam bentuk spesifik sesuai dengan data atau temuan pada Bab IV berbentuk poin-poin/ catatan praksis yang perlu dilakukan di masa datang yang diperkirakan dapat menyempurnakan karya inovasi pembelajaran yang dikembangkan.

Contoh: Dalam menggunakan media animasi tematik ini, guru sebaiknya ................................”

F. Daftar Pustaka 
Daftar pustaka dituliskan secara konsisten mengacu pada salah satu gaya penulisan misalnya APA atau MLA, dan lain-lain. Semua sumber yang dirujuk di dalam naskah harus dicantumkan di dalam Daftar Pustaka. Sumber pustaka disarankan diterbitkan 5 tahun terakhir. Istilah daftar pustaka atau referensi digunakan dalam bahan ajar ini sesungguhnya untuk menekankan bahwa sumber-sumber yang dikutip pada bagian tubuh (isi) teks dipastikan ditulis pada daftar rujukan atau referensi, begitu pula sebaliknya. Hal ini dilakukan semata-mata untuk mendorong dan meminimalisasi potensi praktik plagiarisme dalam penulisan karya ilmiah.
DomaiNesia