Showing posts with label Seminar. Show all posts
Showing posts with label Seminar. Show all posts

Wednesday, May 22, 2019

Pedoman Seminar Nasional Guru Dikdas Tahun 2019

Pedoman Seminar Nasional Guru Dikdas 2019
Pedoman Seminar Nasional Tahun 2019
Kegiatan Seminar Nasional Guru Dikdas yang diselenggarakan Kesharlindung Dikdas Tahun 2019 rencananya dilaksanakan dalam dua periode.

Periode I akan dilaksanakan pada:
Hari : Selasa s.d. Jumat
Tanggal : 2 - 5 Juli 2019
Tempat : Jakarta

Unduh Pedoman Seminar Nasional Guru Dikdas yang diselenggarakan Kesharlindung Dikdas Tahun 2019 melalui tautan berikut ini di google drive:

Unduh Pedoman Seminar Nasional Tahun 2019


Thursday, May 9, 2019

Seminar Nasional Guru Dikdas 2019 Telah Dibuka. Ikutan Yuk!

Ilustrasi: Seminar Nasional Kesharlindung Dikdas Tahun 2017
Beberapa program kegiatan Subdit Kesharlindung Dikdas Tahun 2019 mulai dilaksanakan. Mulai dari Olimpiade Guru Nasional (OGN), Workshop Perlindungan Guru Tahap I 2019, Perlombaan I Inovasi Pembelajaran (Inobel) 2019, dan lain-lain. Saat ini, kegiatan yang baru akan dibuka pendaftarannya setelah Workshop Perlindungan Guru, adalah Seminar Nasional Guru Dikdas Tahun 2019.

Disampaikan oleh Pak Dakroni, admin yang menangani web kesharlindung dan blog gurindo.id, bahwa Seminar Nasional Guru Dikdas Tahap I Tahun 2019 akan segera dibuka. Meskipun pedomannya belum diupload di web kesharlindung, tapi beliau telah menjelaskan sebagian persyaratannya melalui blog gurindo.id

Berikut ini adalah persyaratan yang harus dipenuhi, dikutip dari blog gurindo.id, saluran guru Indonesia bagi yang ingin mengikuti Seminar Nasional Guru Dikdas Tahun 2019.

Peserta Seminar Nasional Tahun 2019 

Peserta Seminar adalah:
  1. Guru Pendidikan Dasar di seluruh wilayah NKRI dan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) yang memiliki NUPTK di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang artikelnya lolos seleksi secara online;
  2. Guru yang mendapakan izin mengikuti seminar dari Kepala Sekolah.

Tema Seminar

Tema Seminar Nasional Guru Pendidikan Dasar Tahun 2019 adalah “Meningkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Guru Pendidikan Dasar pada Era Revolusi Industri 4.0” 

Sedangkan subtema adalah sebagai berikut.
  1. Pengembangan Karier Guru
  2. Pengembangan Kompetensi Guru
  3. Penguatan Pendidikan Karakter
  4. Peningkatan Mutu Pembelajaran
  5. Pengembangan Literasi Dasar
  6. Pengembangan Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal
  7. Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi
  8. Asesmen Berbasis Teknologi Informasi
  9. Gagasan Inovatif Perlindungan Guru
  10. Pembelajaran yang Menstimulasi Higher-Order Thinking Skills (HOTS)
  11. Pendekatan Science-Technology-Engineering-Art-Math (STEAM)
Yang harus betul-betul diperhatikan ketika mendaftar di Kegiatan Seminar Nasional melalui akun kesharlindung adalah sebagai berikut:
  1. Ketika mendaftar, pastikan telah memilih tema yang paling tepat, karena tema yang dipilih saat mendaftar tidak bisa diubah kembali.
  2. Ada tiga jenis artikel yang bisa dipilih, yaitu Artikel Bestpractice, Hasil Kajian, dan Hasil Penelitian. Pada artikel yang akan dikirim, tulislah jenis artikel pada awal penulisan judul pada tulisan. Contoh: (Bestpractice) Pengembangan Literasi Dasar pada siswa SD 1 Kebon Rojo; (Hasil Kajian) Pengembangan Literasi Dasar pada siswa SD 1 Kebon Rojo atau; (Hasil penelitian) Pengembangan Literasi Dasar pada siswa SD 1 Kebon Rojo.

Persyaratan Artikel
  1. Artikel sesuai dengan subtema yang telah ditentukan;
  2. Artikel merupakan hasil karya sendiri (asli) dibuktikan dengan pernyataan keaslian naskah bermeterai (format disediakan panitia);
  3. Naskah artikel belum pernah diseminarkan maupun dipublikasikan, serta tidak sedang dalam proses reviu oleh editor jurnal atau media publikasi lainnya;
  4. Artikel memiliki nilai similarity maksimal 30%;
  5. Artikel dibatasi maksimal 12 halaman, termasuk abstrak dan daftar referensi.

Ketentuan Artikel
  1. Artikel ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang benar dan baik (sesuai PUEBI).
  2. Panjang naskah maksimal 12 halaman, menggunakan program Windows Microsoft Word tahun 2003 ke atas, kertas ukuran A4, diketik 1,5 spasi, tipe huruf Times New Roman, font size 12, margin atas dan kiri 3 cm, bawah dan kanan 3 cm.
  3. Artikel disimpan dengan nama file: nama penulis_nomor subtema_kota/kabupaten tempat tinggal. Contoh: seorang penulis bernama Abdillah Zunaidi berdomisili di Kabupaten Lamongan memilih subtema Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi, Maka nama filenya adalah: abdillah zunaidi_7_lamongan.
  4. Artikel ditulis dengan sistematika sesuai dengan yang dijelaskan dalam pedoman.

Jadwal Kegiatan Seminar
Seminar Nasional Guru Pendidikan Dasar Tahun 2019 rencananya dilaksanakan pada tanggal 2 - 5 Juli 2019. Jadwal registrasi, kirim artikel, dan lain-lain perhatikan gambar berikut:
Jadwal Kegiatan Semanar Nasional Guru Dikdas tahun 2019
Jadwal Kegiatan Semanar Nasional Guru Dikdas tahun 2019

Tips Lolos Seleksi
Bagaimana agar bisa lolos ketika mengikuti Seminar Nasional Guru Pendidikan Dasar Tahun 2019? Silahkan baca pada tautan berikut:
Tips Bisa Lolos Seleksi Seminar Nasional Guru Dikdas Tahun 2019

Thursday, February 28, 2019

Agar Lolos Seleksi Seminar Nasional Kesharlindungdikdas 2019

Kegiatan Seminar Nasional yang dilaksanakan Kesharlindung Tahun 2017
Seminar Nasional Tahun 2017
Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud melalui Subdit Kesharlindung telah banyak menyelenggarakan kegiatan penghargaan terhadap guru hebat di Indonesia. Kesharlindung adalah  Kesejahteraan, Penghargaan, dan Perlindungan. Sesuai dengan namanya, Kesharlindung Dikdas memberikan apresiasi, penghargaan dan perlindungan bagi guru pendidikan dasar.  Integritas dan kejujuran merupakan kunci sukses dalam setiap penyelenggaraan kegiatan.

Mengacu tahun-tahun sebelumnya, kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Kesharlindung banyak ragamnya, diantaranya Bimtek Perlindungan Guru, Seminar Nasional, Workshop Literasi, dan Lomba Inovasi Pembelajaran yang terkenal dengan INOBEL. Khusus untuk Seminar Nasional, Semnas yang diadakan oleh Subdit Kesharlindung Dikdas Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar biasanya diadakan dua kali dalam satu tahun. Pelaksanaannya di bulan Mei dan di bulan Oktober menjelang peringatan Hari Guru Nasional (HGN).
Beberapa waktu lalu melalui blognya di gurindo.id, salah seorang staf yang merupakan artis kesharlindung, Pak Dakroni menginformasikan tentang SEMINAR NASIONAL 2019. Tidak berbeda dengan seminar tahun sebelumnya, Seminar Nasional 2019 juga akan diadakan di bulan Mei dan Oktober 2019. Jika tak ada perubahan jadwal, Seminar tahap 1 akan diadakan tanggal 21-24 Mei 2019. 

Lantas, bagaimana tekhnisnya agar bisa lolos mengikuti Seminar Nasional 2019? Sebelum mengulas lebih jauh hal tersebut, alangkah baiknya jika pembaca bisa mengetahui proses pelaksanaan Seminar Nasional di Kesharlindung Dikdas.

Proses Pelaksanaan Seminar Nasional

Bagi guru yang terpilih sebagai Peserta Seminar Nasional Kesharlindung Dikdas Tahun 2019, tentunya ia harus mengikuti seluruh kegiatan seminar yang dilaksanakan. 

Ketika pengumuman, biasanya peserta yang lolos seleksi telah dibagi menjadi dua, yaitu Peserta Presentasi dan Peserta Poster. Pembagiannya didasarkan pada rangking peserta sesuai dengan kualitas naskah yang dikirim. 

Sesi Presentasi Kegiatan Seminar Nasional 2017
Sesi Presentasi pada Kegiatan Seminar
Bagi peserta yang masuk pada Presentasi, pada saat pelaksanaan seminar ia harus melaksanakan presentasi di hadapan panelis dan peserta lainnya yang telah dikelompokkan menjadi beberapa kelas. Waktu presentasi tentu menyesuaikan dengan jumlah peserta yang masuk pada presentasi. 

Sedangkan untuk Poster, peserta tidak melaksanakan presentasi di hadapan panelis, ia hanya melakukan presentasi melalui poster yang telah dibuat, yang nantinya ada sesi kunjungan poster. Dalam sesi kunjungan poster itulah terjadi tanya jawab terhadap naskah yang telah dibuat. 
   
Presentasi Poster pada Seminar Nasional Kesharlindung
Sesi Presentasi Poster

Seleksi Naskah Seminar Nasional 2019

Untuk bisa menjadi peserta Seminar Nasional 2019, syarat pertama adalah harus memiliki akun Kesharlindung di SIMLKTI di https://kesharlindung.pgdikdas.kemdikbud.go.id/. Bagaimana cara mendaftarnya, silahkan langsung menuju web tersebut. Syarat pertama ini sifatnya wajib, karena tanpa akun tersebut, guru-guru pasti tidak akan bisa mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Kesharlindung Diksas.

Jika sudah memiliki akun, calon peserta tinggal melakukan daftar jika pelaksanaan seminar telah dibuka dengan mengklik tombol APPLY dalam akun. Sesudah daftar, tahap selanjutnya adalah mengupload syarat administrasi berupa scan NUPTK dan Surat Ijin Melaksanakan Kegiatan dari Kepala Sekolah. Jika syarat administrasi telah diverifikasi, barulah peserta bisa mengirimkan atau mengupload naskah artikel yang diikutkan sesuai dengan tema yang dipilih. Naskah artikel itulah yang akan menentukan apakah peserta bisa terpilih sebagai peserta Seminar Nasional atau tidak.
Setelah melalui seleksi oleh Dewan Juri dari kalangan akademisi, peserta terpilih nantinya akan diumumkan di website kesharlindung. Peserta akan mengetahui nilai naskahnya apakah masuk kategori Presentasi atau Poster. Jika sudah terpilih, tahap selanjutnya tinggal menunggu undangan yang dikirim lewat email, baik kepada peserta terpilih maupun kepada Kepala Dinas Pendidikan setempat. Tugas Kepala Dinas Pendidikan adalah memberikan Surat Tugas bagi Peserta untuk mengikuti kegiatan Seminar Nasional.

Untuk transportasi dan akomodasi seluruhnya ditanggung oleh Kesharlindung. Inilah salah satu bentuk penghargaan kepada guru dengan memberinya kesempatan bisa bertemu muka dengan guru-guru dari seluruh indonesia sehingga bisa sharing pengalaman, dan sebagainya. 

Bagaimana agar Bisa Lolos Seleksi Seminar Nasional 2019?

Syarat utama agar bisa mengikuti Seminar Nasional 2019 adalah guru harus memiliki karya berupa Laporan Penelitian Tindakan Kelas. Memang, sesuai dengan tuntutan profesi, bukan hanya dosen yang harus melakukan penelitian sekarang ini. Bahkan guru sebagai ujung tombak pelaksana pendidikan di tingkat praktis juga harus melakukan penelitian di kelasnya. Penelitian itu dimaksudkan untuk menguji sejauh mana metode pembelajaran yang digunakan efektif dalam mengantarkan siswa mencapai tujuan belajarnya. Tujuan akhirnya tentu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.

Apakah Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas itu nantinya yang akan dikirim untuk mengikuti seleksi naskah?

Tentu saja tidak. Tidak dalam arti bukan seluruh naskah PTK yang dikirimkan, melainkan PTK yang telah diubah menjadi naskah Artikel Ilmiah yang halamannya dibatasi antara 12-15 halaman. Pengubahan PTK menjadi Artikel Ilmiah tentu tak bisa dilakukan sembarangan, karena peserta harus mengikuti kaidah penulisan yang telah ditentukan. 

Kesharlindung Dikdas sebagai penyelenggara juga mengeluarkan petunjuk teknis. Dalam juknis itu disebutkan dengan jelas Sistematika Penulisan Artikel. Tidak boleh tidak, calon peserta seminar harus betul-betul memperhatikan juknis tersebut jika naskahnya ingin lolos seleksi.

Yang juga tak boleh ditawar-tawar adalah naskah harus asli tulisan sendiri. Sebab, dalam seleksi naskah juga ada tahap cek plagiarisme melalui similarity dan sitasi. Kesharlindung akan menggunakan aplikasi khusus untuk menguji keaslian naskah peserta. Namun jangan kawatir, untuk Seminar Nasional, biasanya ada toleransi plagiarisme maksimal 30%. Artinya, jika melebihi dari angka itu, otomatis naskahnya akan tersingkir.
Cek Similarity Seminar Nasional dan Inobel Kesharlindung
Hasil Cek Similarity
Untuk itulah, segera persiapkan naskah Anda agar bisa mengikuti Seminar Nasional Kesharlindung Dikdas Tahun 2019. Banyak keuntungan yang bisa diperoleh, disamping bisa bertemu dengan guru-guru hebat dari seluruh indonesia, naskah peserta nantinya akan diterbitkan dalam bentuk Prosiding. Daftar hadir dan lain-lain juga disiapkan untuk memfasilitasi peserta yang telah men-seminarkan Laporan PTK yang dibuatnya jika dibutuhkan untuk angka kredit. Tunggu apalagi? Segera siapkan naskah Anda yang terbaik.(*)
DomaiNesia